Jakarta, 9 Mei 2026 – Aparat kepolisian menetapkan sebanyak 275 warga negara asing sebagai tersangka dalam kasus jaringan judi online yang dibongkar di kawasan Jalan Hayam Wuruk. Penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan intensif terkait dugaan keterlibatan mereka dalam operasional perjudian daring internasional.
Kasus ini sebelumnya terungkap melalui operasi besar yang dilakukan aparat di sejumlah lokasi yang diduga dijadikan pusat aktivitas judi online. Dari hasil penggerebekan, polisi menemukan berbagai perangkat elektronik seperti komputer, telepon genggam, dan alat komunikasi yang digunakan untuk mendukung operasional jaringan tersebut.
Pihak kepolisian menyebut para tersangka berasal dari beberapa negara di kawasan Asia Tenggara. Mereka diduga memiliki peran berbeda-beda dalam menjalankan sistem perjudian daring, mulai dari operator hingga bagian pelayanan pengguna.
Selain dugaan tindak pidana perjudian, aparat juga mendalami kemungkinan adanya pelanggaran keimigrasian karena sebagian warga asing tersebut diduga menggunakan izin tinggal yang tidak sesuai dengan aktivitas mereka di Indonesia.
Penetapan ratusan tersangka ini menjadi salah satu pengungkapan kasus judi online terbesar dalam beberapa waktu terakhir di Jakarta. Aparat menilai jaringan tersebut beroperasi secara terorganisir dan memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau pasar internasional.
Penyidik kini masih terus mengembangkan kasus guna mengungkap kemungkinan adanya aktor utama maupun jaringan lain yang terhubung dengan operasional perjudian daring tersebut.
Pengamat keamanan siber menilai perkembangan judi online lintas negara menjadi tantangan serius karena melibatkan teknologi, transaksi digital, dan mobilitas internasional yang kompleks. Karena itu, kerja sama lintas instansi dan pengawasan digital dianggap sangat penting.
Masyarakat sekitar mengaku terkejut mengetahui adanya aktivitas perjudian daring berskala besar di kawasan tersebut. Banyak warga berharap pengawasan terhadap aktivitas serupa diperketat agar tidak menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.
Selain penindakan hukum, aparat juga disebut berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk memproses status warga asing yang terlibat dalam kasus ini sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga kini, proses penyidikan masih terus berlangsung dan kepolisian membuka kemungkinan adanya pengembangan lebih lanjut untuk membongkar jaringan perjudian online internasional yang lebih luas.