Cirebon, 4 Oktober 2026 – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon menangani kebakaran yang melanda dua gudang penyimpanan bahan kimia di kawasan Pergudangan Royal Techno Park, Jalan Kalijaga, Kabupaten Cirebon, Minggu. Kebakaran diketahui sekitar pukul 06.30 WIB dan api kemudian membesar hingga beberapa kali terdengar suara ledakan dari dalam bangunan. Petugas segera mengerahkan armada dari pos terdekat untuk mencegah kobaran api meluas.
Kasi Tanggap Darurat DPKP Kabupaten Cirebon Eno Sujana mengatakan penanganan awal dilakukan dengan mengirim satu mobil pemadam dari Pos Pangenan. Besarnya kobaran membuat petugas membutuhkan tambahan armada, termasuk bantuan dari pemadam kebakaran Kota Cirebon. Secara keseluruhan, sebanyak 10 mobil pemadam dan sekitar 60 personel diterjunkan dalam operasi tersebut. Personel TNI dan Polri turut membantu proses penanganan di lokasi.
Gudang yang terbakar diketahui digunakan untuk menyimpan bahan baku kimia. Beberapa kali ledakan yang terdengar selama kebakaran diduga berasal dari tiner yang tersimpan di dalam sejumlah drum. Kondisi tersebut membuat petugas harus meningkatkan kewaspadaan karena material di dalam bangunan memiliki karakter mudah terbakar. Upaya pemadaman dilakukan secara bertahap sembari memastikan keselamatan seluruh personel yang berada di sekitar gudang.
Proses pemadaman juga menghadapi kendala berupa akses menuju lokasi yang cukup sulit. Selain itu, kawasan pergudangan tersebut tidak memiliki hidran yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air untuk mendukung operasi pemadaman. Petugas harus mengatur pasokan air sekaligus mengendalikan api agar tidak semakin meluas ke bangunan lainnya.
Kobaran api kemudian merembet ke area tempat pembuangan sampah di sekitar lokasi. Sejumlah ban bekas ikut terbakar dan menghasilkan kepulan asap hitam pekat yang terlihat dari sekitar kawasan pergudangan. Tebalnya asap turut menambah tantangan bagi petugas yang bekerja di dekat sumber kebakaran. Seorang anggota pemadam dilaporkan mengalami sesak napas yang diduga akibat terpapar asap selama proses penanganan.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga sekitar pukul 11.00 WIB. Pendinginan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik panas yang berpotensi kembali memicu kebakaran. Langkah tersebut menjadi perhatian khusus karena material yang terbakar berupa bahan kimia sehingga kondisi bangunan perlu dipastikan benar-benar aman sebelum penanganan dinyatakan selesai.
Penyebab pasti kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan kepolisian. Tim Inafis melakukan pemeriksaan untuk menelusuri sumber api serta faktor yang memicu kebakaran dua gudang tersebut. Petugas juga tetap mengawasi lokasi setelah proses pemadaman guna mengantisipasi munculnya kembali titik api dari material yang masih menyimpan panas.