Jakarta, 4 Mei 2026 – Menteri Pendidikan Tinggi menyiapkan langkah strategis untuk melibatkan perguruan tinggi sebagai mitra pemerintah daerah dalam proses pembangunan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan daerah.
Dalam skema yang tengah disusun, kampus diharapkan dapat berperan sebagai “asisten” kepala daerah dalam hal kajian kebijakan, perencanaan pembangunan, hingga pemecahan berbagai persoalan di daerah. Pendekatan ini dinilai mampu menghadirkan solusi berbasis riset dan data yang lebih akurat.
Pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyebutkan bahwa keterlibatan perguruan tinggi akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah. Kolaborasi ini juga diharapkan membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pembangunan di tingkat lokal.
Pemerintah berharap kebijakan ini dapat meningkatkan efektivitas program pembangunan sekaligus memperkuat peran kampus sebagai pusat inovasi. Dengan sinergi yang baik, hasil riset akademik diharapkan tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.