Timnas Timor Leste dipastikan tampil tanpa salah satu pemain andalannya, Gali Freitas, pada ajang Piala AFF 2026. Absennya sang penyerang menjadi pukulan bagi tim yang akan bersaing di fase grup, termasuk menghadapi Timnas Indonesia.
Gali Freitas selama ini dikenal sebagai salah satu sosok penting dalam permainan Timor Leste. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta insting mencetak gol membuatnya kerap menjadi tumpuan serangan saat menghadapi lawan-lawan di kawasan Asia Tenggara.
Tanpa kehadiran pemain berusia 21 tahun tersebut, pelatih Timor Leste harus menyusun strategi baru agar daya serang tim tetap kompetitif. Sejumlah pemain muda diperkirakan akan mendapat kesempatan lebih besar untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Gali.
Meski kehilangan salah satu bintangnya, Timor Leste tetap bertekad memberikan penampilan terbaik di Piala AFF 2026. Seluruh pemain diharapkan mampu menunjukkan semangat juang tinggi dan bekerja sebagai satu kesatuan untuk menghadapi lawan-lawan yang lebih diunggulkan.
Berada satu grup dengan Indonesia membuat persaingan dipastikan tidak mudah. Selain Indonesia yang menjadi salah satu kandidat kuat, setiap pertandingan di fase grup akan sangat menentukan peluang Timor Leste untuk melaju ke babak berikutnya.
Bagi Indonesia, absennya Gali Freitas memang mengurangi ancaman dari lini depan Timor Leste. Namun, hal tersebut tidak lantas membuat pertandingan menjadi lebih mudah. Timor Leste dikenal memiliki semangat pantang menyerah dan sering memberikan perlawanan sengit hingga peluit akhir dibunyikan.
Sementara itu, staf pelatih Timor Leste berharap para pemain yang tersedia mampu tampil maksimal dan memanfaatkan kesempatan untuk membuktikan kualitas mereka di level internasional. Turnamen ini juga menjadi ajang penting bagi regenerasi skuad dan pengembangan talenta muda.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Timor Leste tetap optimistis dapat bersaing di Piala AFF 2026 meski tanpa Gali Freitas. Mereka bertekad menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk menunjukkan perkembangan sepak bola nasional dan memberikan kejutan di fase grup.